Baubau – Penutupan Festival Marching Band Kota Baubau Tahun 2026 berlangsung meriah dengan kehadiran Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Muh. Yusran Lalogau, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Pangkep Nurlita Wulan Purnama Yusran di Kota Baubau.
Kehadiran rombongan Pemerintah Kabupaten Pangkep tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian Festival Marching Band yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan apresiasi seni, tetapi juga mempererat hubungan serta membuka peluang kerja sama antardaerah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Baubau H. Andi Hamzah Machmud mengatakan delegasi Kabupaten Pangkep tiba di Kota Baubau pada Rabu sore dan berjumlah sekitar 100 orang.
Delegasi tersebut terdiri atas Bupati Pangkep dan Ketua TP PKK Kabupaten Pangkep, jajaran pejabat pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para kepala sekolah dan guru, serta siswa-siswi perwakilan marching band dari sejumlah sekolah di Kabupaten Pangkep.
Sepanjang kegiatan, rombongan Kabupaten Pangkep turut menyaksikan secara langsung pelaksanaan Festival Marching Band yang diikuti peserta dari berbagai sekolah di Kota Baubau.
Menurut Andi Hamzah, kehadiran delegasi Pangkep juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung perkembangan pembinaan seni, kreativitas, kedisiplinan, serta prestasi generasi muda di Kota Baubau.
“Pemerintah Kota Baubau menyambut baik kehadiran Bupati Pangkep beserta seluruh delegasi. Melalui semangat Kerja Bersama, seluruh jajaran terkait diharapkan dapat memberikan pelayanan dan fasilitasi terbaik sehingga kunjungan tersebut berlangsung dengan lancar serta meninggalkan kesan yang baik bagi seluruh tamu dari Kabupaten Pangkep,” ujarnya dalam siaran persnya, Rabu 2 september 2026
Selain menghadiri Festival Marching Band, delegasi Kabupaten Pangkep juga dijadwalkan melakukan studi banding ke SMP Negeri 1 Baubau dan SMP Negeri 18 Baubau.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan pendidikan, pembinaan peserta didik, serta pengembangan kegiatan ekstrakurikuler marching band di lingkungan sekolah.
Andi Hamzah mengatakan, kunjungan tersebut tidak hanya memperkuat hubungan antarpemerintah daerah, tetapi juga membuka peluang pertukaran pengalaman di bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda. Ia berharap Festival Marching Band Kota Baubau Tahun 2026 tidak hanya menghasilkan prestasi bagi para peserta, tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas melalui terbukanya ruang kerja sama antardaerah.
“Festival ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperluas kerja sama antardaerah, khususnya dalam bidang pendidikan, seni, budaya, dan pengembangan potensi generasi muda,” kata Andi Hamzah.
Kehadiran delegasi Kabupaten Pangkep dalam festival tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kegiatan seni dan pendidikan dapat menjadi ruang strategis untuk memperkuat jejaring serta kolaborasi antardaerah di kawasan Indonesia Timur.












