TAKALAR, desakunews. Integritas dan profesionalisme Tim Seleksi (Timsel) calon anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) wilayah Sulsel 1, khususnya terkait proses seleksi di Calon anggota Bawaslu Kabupaten Takalar, mendapat sorotan dari berbagai kalangan dan dipertanyakan.
Penyebabnya, beredar informasi yang menyebut bahwa dari beberapa nama yang telah lolos 12 besar calon anggota Bawaslu Takalar, teridentifikasi ada keluarga salah satu Timsel Sulsel zona 1.
Hal ini membuat banyak peserta seleksi calon anggota Bawaslu Takalar protes, karena merasa proses rekrutmen sejak awal tidak berjalan dengan adil.
Timsel calon anggota Bawaslu Sulsel zona 1, Muhammad Ridha saat dikonfirmasi melalui pesan singkat maupun sambungan telepon soal sorotan tersebut, tidak memberikan penjelasan dan hanya membalas singkat.
“Maaf saya sedang wawancara.” kata Ridha, Senin (17/07/23)
Sikap yang sama juga ditunjukkan Timsel calon anggota Bawaslu Sulsel zona 1 lalinnya, Mardiah Said. Saat hendak dikonfirmasi lewat pesan singkat perihal sorotan terkait proses seleksi calon anggota Bawaslu Kabupaten Takalar, ia juga tidak merespon alias bungkam.
Sekadar diketahui seleksi calon anggota Bawaslu Kabupaten Takalar periode 2023-2028 awalnya diikuti sebanyak 72 peserta. Sejauh ini, tahapan seleksinya sudah melewati seleksi tertulis dan psikotes. nama peserta yang dinyatakan lolos 12 besar calon anggota Bawaslu Takalar pun sudah diumumkan.
(Bahtiar SPT)












